Sabtu, 14 Juli 2012

Kuralang-Kuriling-Nongkrong



Balon-balon udah dilepasin didepan gedung Gymnasium UPI, itu artinya KKN UDAH MULAI BROH!

Alhamdulillah, akhirnya KKN juga. ini udah masuk hari ke 10 sih, telat posting, heeheee. Bisa dibilang 10 hari yang WOW, LUAR BIASA. Nyatuin karakter orang baru yang berbeda emang ga gampang. Visi misi tiap orang berbeda, tapi semua itu bisa terselaraskan seiring dengan berjalannya waktu. Ciyeee berjalannya waktu. Dan wow senang sekalai rasanya temen-temen disini sangat progresif dan revolisioner. SEMANGAT 30 HARI LAGI!!!

Broh! Dari KKN ini kita bisa dapet banyak pelajaran loh, mulai dari apa itu pentingnya saling sapa sama masyarakat, toleransi temen sekamar atau sekontrakan, kerjasama, gotong royong sampe merasakan indahnya perut kenyang setiap hari, mbehehhehehe.. kenapa? Karena di tempat KKN saya, tepatnya Kecamatan Cimaung Desa Cikalong ini selama 10 hari ini bisa dibilang 2hari sekali ada pengajian di tiap RW dan setiap abis pengajian pasti diajak makan, beuh! Rejeki emang ga kemana :D

KKN ngapain aja??? Hmm.. sejauh ini sih kegiatannya paling piket ke desa, bantuin ibu-ibu PKK di PAUD atau juga bantu-bantu di posyandu, ngerencanain dan ngelaksanain program kerja, bikin pengajian anak-anak setiap sore, dan lain-lain. Selebihnya sih ngerumpi sama ibu-ibu, cuci piring, ngepel, jaga kontrakan dan masak. MASAK!

MASAK itu satu kata yang JLEB beudh! Sebagai wanita saya merasa gagal karena saya ga bisa masak :|

Sumpah deh, beneran malu. Ketahuan banget dirumahnya jarang masak. Yapaling kalau masak ga jauh sama goreng filet, bikin endog-endogan, lumpia basah atau jajanan anak sekolah lainnya, fufufuufufu :(((( makanya untuk yang KKN taun depan jangan kaya aku ya, kalian harus bisa masak!!!

Oiyaoiya… semenjak KKN ko jadi suka anak kecil ya? 10 hari disini sering banget didatengin sama anak-anak, selain acara pengajian tiap sore, tiap anak-anak lewat kontrakan atau posko KKN tempat kita bermarkas mereka selalu nyampeur dengan ‘te..teeeeeeeeeeeeh’ atau ‘i…buuuuu’ tapi ko dengernya seneng banget ya. Ini ada gambar anak-anak lagi diajarin lagu 25 nabi sama ibu Inayah


OIA! Ini markas kita

Ini bantu-bantu ibu-ibu PKK bikin hiasan PAUD

Ibu-ibu rumpi abis pada ngebaso

Keliling RW tjoy!

Rapat broh rapat
*fotona gagal wae diapload euy kakak kaburu lowbat :((

Hosh hosh segini dulu aja ya postingannya, ntar deh di posting lagi. Puntennya baru dikit, ini harus balik lagi ke kontrakan euy :D

Senin, 28 Mei 2012

Pasti BIsa!


MEMASUKI MAHASISWA TINGKAT AKHIR, TIDAAAAAAAAAAAAAGS!!

Ini pasti kalender yang salah, atau mungkin saya yang kecepetan masuk kuliah. Ini tidak mungkin. Tidak mungkin. TIDAK MUNGKIN!!!

Bulan depan saya KKN alias kuliah-kerja-nyata. amboeng! Itu artinya mahasiswa-hampir-angkatan-kolot atau mahasiswa-yang-emang-udah-kolot. Apa yang udah saya lakuin dipenghujung semester-enam-ini atau dipenghujung-mahasiswa-tingkat-tiga ini?? Itu pertanyaan yang nusuk. Nusuk bet. Mengiris hati.

Nah, di usia-usia tingkat akhir ini dusta banget yang ga pernah galau. Entah itu galau akademik, galau uang jajan, galau ibu kost yang terus-terusan nagih uang listrik, galau soal tambatan hati yang ga pernah menemui titik terang, OUCH! Damn right!

Oh iya, semester akhir ini ternyata emang pelik banget ya. Sepelik kisah cinta putri yang ditukar.....kanebo :(

Semester ini individualis mulai kerasa banget. Masa depan mulai harus diurus. Orang-orang mulai sibuk dengan pacaran, kerjaan, orederan ini itu, kegiatan himpunan dan kesibukan a b c lainnya. Emang, hidup itu selalu berubah. Ga akan sama. Ini penghujung semester enam, bukan semester satu atau dua yang Cuma ngurusin kenalan sana-sini.

Everybody’s changing –Keane

Iya, semua orang berubah. Prioritas dan tujuan hidup emang hak setiap orang buat ngedahuluin. Kadang keadaan nuntut kita untuk semakin mandiri. Ga bergantung sama orang lain. Kalau bergantung sama orang lain kita bakal bermental tempe. Kita harus bener-bener ber-di-ka-ri ; berdiri diatas kaki sendiri. ketika gelap sekalipun kita ga bisa ngandelin siapa-siapa, bayangan diri sendiri sekalipun akan lenyap kalau gelap. Jelas, kita harus being independent. Yang namanya sukses itu ga instan.

From nothing to something.

From zero to hero.

Kalau kata mama saya sih “ngitung aja satu dulu, ga langsung sepuluh”

Semua orang juga pasti pernah ngalamin naik turun semangat. Pernah dirundung perasaan negatif yang ngebuat males ngelakuin apapun. Kalau saya lagi ga mood sih kadang suka tiba-tiba keingetan, jutaan manusia diluar sana pengen posisi kaya saya sekarang, jadi kenapa saya harus ngeluh??

Oke, kadang kalimat terakhir tadi ga mempan, tapi yakin deh, kalau kita mau kita pasti bisa. Kata sahabat saya “nothing imposible if you want to try, try and try”

Coba deh dengerin lagu Citra Scholastika - PASTI BISA atau Sheila On 7 - PASTI KU BISA. Dengerin deh liriknya, bikin semangat berapi-api. Let’s watch this video!!






Diomongin??

Setiap orang pasti pernah ngomongin dan diomongin. Sadar ga sadar, entah itu omongan positif ataupun negatif. Ga semua omongan orang harus didienger ko, kalau semua didenger kita kapan majunya? Kalau semua didenger juga berarti kita ga punya pendirian. Ada saatnya omongan orang harus kita filter. Omongan yang baik mending diadopsi, kalau yang baik mending anggap aja itu angin lewat. Nah, beberapa waktu yang lalu salah seorang akun dilini masa saya kultwit tentang apa yang harus kita lakuin kalau ada orang yang ngomongin, dibelakang. Twit temen saya tadi sempet saya catet ke notes, saya share ya, insya Allah berguna:



  1. kalau ada orang yang berbicara mengenai kita dibelakang, itu adalah pertanda bahwa kita sudah berada didepan.
  2.  Saat orang bicara merendahkan diri kita, itu adalah tanda bahwa kita sudah berada ditempat yang lebih tinggi.
  3. Saat orang bicara dengan nada iri mengenai kita, itu adalah tanda bahwa kita sudah jauh lebih baik dari mereka.
  4. Saat orang berbicara buruk tentang kita, padahal kita tidak pernah mengusik kehidupan mereka, itu adalah tanda bahwa kehidupan kita sebenarnya lebih indah dari mereka.


Rabu, 22 Februari 2012

Lentera Jiwa

Bulan Juli lalu, saya sempet ikut kick Andy (off air) di Sabuga ITB, Bandung. Nah, temanya itu lentera jiwa. Intinya dari acara ini sih, lakuin semua yang kamu mau asalkan itu sesuai dengan passion atau lentera jiwa, karena segala sesuatu yang dilakuin sesuai dengan 'lentera jiwa' kita, pasti kita bakal enjoy untuk ngerjainnya. Lentera jiwa ini juga ada lagunya loh, dari Nugie. Ini liriknya:


Lentera Jiwa - Nugie




lama sudah kumencari apa yang hendak kulakukan
sgala titik kujelajahi tiada satupun kumengerti
tersesatkah aku disamudra hidupku

kata-kata yang kubaca terkadang tak mudah kucerna
bunga-bunga dan rerumputan bilakah kau tahu jawabnya
inikah jalanku inikah takdirku

reff:
kubiarkan kumengikuti suara dalam hati
yang slalu membunyikan cinta
kupercaya dan kuyakini murninya nurani menjadi penunjuk jalanku
lentera jiwaku

Cikidot juga videoclip-nya :)


Selasa, 14 Februari 2012

Hasil Kombinasi Antara Ngabolang dan Ga Ada Kerjaan.


Berhubung kuliah dalam satu minggu cuma beberapa hari doang dan kebanyakan nganggur ga ada kerjaan, seperti biasa hari ini aku nge-bolang. Mumpung lagi bawa kamera dan emang lagi seneng ngotak-ngatik Sotoshop setelah bertahun-tahun lamanya vakum *sampe lupa lagi caranya ngedit foto*, ini kira-kira hasil ngabolang hari ini. Yaaaaaaaaa… berhubung emang masih amatir banget, jadi mohon bimbingannya ya buat akang-akang atau teteh-teteh yang udah expert *rengkuh badan*.

Yeehaaaaaaaa, Ini dia bangunan ciri khas kota Bandung!





Ini tempat foto sejuta umat: Jalan Asia Afrika, Braga, dan jembatan Pasopati.















Kota Bandung dan sekitarnyaaaaaaaaaaaa.







Ini foto-foto jalan menuju rumah aku. Yap, aku tinggal didaerah yang banyak sawahnya, agraris gitu deh. Di kota mana ada yang ginian :D







Ga banyak yang tau kalau saya ini seorang atlet, atlet bola beklen.


Minggu, 12 Februari 2012

Bahagia itu... Sederhana

Uang mungkin bisa membeli segalanya, tapi uang tidak bisa membeli kebahagiaan.

Kata-kata itu yang gue inget kalau gue lagi rese ngeliatin gaya hidup artis yang serba WAH. Mereka bisa beli segalanya, mobil harga selangit bisa dengan gampang mereka beli. Baju baru nyaris ada setiap minggu. Makanan setiap hari masakan khas restoran. Temen-temen banyak, gaul dan necis abis. Tapi apa dengan itu semua mereka semua kalangan artis itu bahagia? Engga, 60% dari mereka ga bahagia.

contohnya aja beberapa waktu yang lalu, infotaiment dihebohkan dengan sebuah foto yang memotret salah satu anak seorang musisi kenamaan tengah asyik merokok dan meminum bir diusianya yang baru menginjak 13 tahun. 13 tahun bro! TIGA BELAS TAHUN! Gila kan?

berhubung gue adalah seorang mahasiswa yang kalo nganggur dikit-dikit nonton infotaiment, gue tau betul orang tua si anak ini tuh tajir mampus. Mobil-mobil yang mereka punya pada WAH-WAH semua. Barang-barang yang jadi impian anak muda jaman sekarang mereka punya. Tapi sayang, si anak musisi ini ga memiliki kasih sayang dari keluarga yang utuh.

Nih ya kalo ada berita tentang orang tua mereka, pasti ga bakalan jauh-jauh dari yang namanya cekcok mulut. Saling ngejatuhin. Saling memojokkan. Yak, orang tua mereka emang udah lama cerai, tapi konflik diantara mereka ga pernah ada habisnya. Bagaimana mungkin sepasang kekasih yang dulu saling mencintai, sekarang mereka berantem dan musuhan. FYI perseteruan mereka sengit banget loh, malahan sengitnya diulang nyampe tiga kali: sengit sengit sengit BANGET. Apa mereka ga inget zaman-zamannya mereka saling sayang dan saling dukung? Ya entahlah, itu urusan mereka.

Kembali ke masalah awal,
Tuh kan? si anak artis ini aja yang tajir mampus ga bahagia karena kurang kasih sayang dari kedua orang tuanya. Sekarang kita lihat keadaan diri sendiri. Kita kadang ngeluh kalau kita ga bahagia karena kita gak punya ini ini ini, kita pengennya gitu gitu gitu; kayak orang lain. Kadang sering mikir ‘kalau punya itu mungkin gue bahagia’ HELOOOOOOOOOOOOW?  Kamu lupa sama yang namanya bersyukur? Untunya babeh saya sering bilang kalau kita tuh ga boleh selalu liat ke atas. Coba lihat ke bawah, masih banyak orang kurang beruntung. Berapa juta orang disana banyak yang pengen hidup kaya kita sekarang; bisa sekolah, makan enak, tempat tidur nyaman, ga kepanasan, ga kedinginan, kasih sayang dari kedua orang tua cukup, sehat jasmani rohani dan segudang nikmat Tuhan lainnya.

Fabiayyi alla irobbikuma tukadziban

Maka nikmat Tuhan yang mana yang kamu dustakan? 

Itu disebut berkali-kali loh dalam surat Ar-Rahman, coba deh baca lagi Al-Qur’annya. *ciye meriiiiiiiiiiin jama’aaah oh jama’aaaah*. Coba deh liat gambar ini



      
Meskipun keluarga ini amat sangat sederhana, tapi bisa keliatan kan kasih sayang ibu dan keluarganya itu kaya gimana? Bisa diliat juga kan kalau bahagia itu ga rumit yang harus serba ada ini itu, karena bahagia itu… sederhana.




Sabtu, 11 Februari 2012

Ade Gue Fansnya SM*SH!


Di zaman ini, di tahun 2012 dimana banyak boy dan girl band bermunculan udah kaya semut dimusim rambutan yang fansnya itu rata-rata anak ABG labil atau anak-anak SD yang kebelet gaul. Salah satu contoh fans boy dan girl band ini adalah ade gue.

Yak, ade gue yang baru kelas 4 SD penggila berat smash, cherybelle dan 7ikan.. eh salah, 7ikon. Entah pengaruh darimana ade gue lebih suka sekumpulan laki-laki yg rada ngondek atau cewek-cewek berkaki jenjang yang kalo pake rok suka kekurangan bahan, ketimbang nyanyiin lagu anak-anak macem lagu laying-layang kayak zaman gue masih SD.

Di hp ade gue (yak, zaman sekarang anak SD aja udah minta dibeliin hp) gue masukin tu lagu-lagu macem petualgan Sherina, Trio kwek-kwek  dan sejenisnya, tapi dia malah bilang “ga ngikutin tren ah lagu itu mah”, gue sebagai kakak merasa gagal buat mendidik adik. Belakangan gue nyadar, kalo ade gue adalah korban kegananasan era yang artis-artis ciliknya udah pada kebelet pacaran. Anak zaman sekarang emang udah ga nyanyiin diobok-obok lagi, tapi nyanyiiannya “gak..gak..gak kuat..”. Lebih parah lagi ade temen gue, nyanyiannya juga lebih parah. Ade temen gue malah fasih banget nyanyiin cinta satu malam sama lagu hamil duluan-nya artis dangdut yang noraknya ga ketulungan itu. Asli, parah abis.

Pertanyaan paling mendasar yang muncul dibenak gue adalah: kemanakah Pak Kasur, papa tibob atau kak nunuuuuuuuu (nama yang terakhir dibaca agak unyu)? Apa mereka hilang diculik alien? Setau gue sih pak kasur udah meninggal, kalau papa tibob berita yang terakhir gue denger dia masuk penjara, tau deh sekarang. Kalau kak nunuuuu sih gue gatau kemana. Yang jelas, keberadaan mereka itu sangat berpengaruh besar waktu gue kecil. Mungkin di zaman sekarang, satu-satunya pencipta lagu yang anak-anak kenal adalah Charli Van Houten atau engga Anang Hermansyah. Suram. Gue juga waktu nanya ade gue siapa pencipta lagu yang dia tau, dia malah jawab Anang Hermansyah. Ya Tuhaaaaaan, jangan biarkan adik hamba kelak menjadi seperti Aurel Hermansyah yang dalam satu bulan ganti pacar tiga kali. Amin.

 Halah! Gue malah gosip.

Yaaa, semoga aja kedepannya Amel ‘Carla’, Nizam, Baim Abay, Cinta Kuya atau anaknya Pasya ungu yang namanya Keysha itu bisa bawa perubahan deh buat lagu anak-anak. Amin [lagi].