Minggu, 12 Februari 2012

Bahagia itu... Sederhana

Uang mungkin bisa membeli segalanya, tapi uang tidak bisa membeli kebahagiaan.

Kata-kata itu yang gue inget kalau gue lagi rese ngeliatin gaya hidup artis yang serba WAH. Mereka bisa beli segalanya, mobil harga selangit bisa dengan gampang mereka beli. Baju baru nyaris ada setiap minggu. Makanan setiap hari masakan khas restoran. Temen-temen banyak, gaul dan necis abis. Tapi apa dengan itu semua mereka semua kalangan artis itu bahagia? Engga, 60% dari mereka ga bahagia.

contohnya aja beberapa waktu yang lalu, infotaiment dihebohkan dengan sebuah foto yang memotret salah satu anak seorang musisi kenamaan tengah asyik merokok dan meminum bir diusianya yang baru menginjak 13 tahun. 13 tahun bro! TIGA BELAS TAHUN! Gila kan?

berhubung gue adalah seorang mahasiswa yang kalo nganggur dikit-dikit nonton infotaiment, gue tau betul orang tua si anak ini tuh tajir mampus. Mobil-mobil yang mereka punya pada WAH-WAH semua. Barang-barang yang jadi impian anak muda jaman sekarang mereka punya. Tapi sayang, si anak musisi ini ga memiliki kasih sayang dari keluarga yang utuh.

Nih ya kalo ada berita tentang orang tua mereka, pasti ga bakalan jauh-jauh dari yang namanya cekcok mulut. Saling ngejatuhin. Saling memojokkan. Yak, orang tua mereka emang udah lama cerai, tapi konflik diantara mereka ga pernah ada habisnya. Bagaimana mungkin sepasang kekasih yang dulu saling mencintai, sekarang mereka berantem dan musuhan. FYI perseteruan mereka sengit banget loh, malahan sengitnya diulang nyampe tiga kali: sengit sengit sengit BANGET. Apa mereka ga inget zaman-zamannya mereka saling sayang dan saling dukung? Ya entahlah, itu urusan mereka.

Kembali ke masalah awal,
Tuh kan? si anak artis ini aja yang tajir mampus ga bahagia karena kurang kasih sayang dari kedua orang tuanya. Sekarang kita lihat keadaan diri sendiri. Kita kadang ngeluh kalau kita ga bahagia karena kita gak punya ini ini ini, kita pengennya gitu gitu gitu; kayak orang lain. Kadang sering mikir ‘kalau punya itu mungkin gue bahagia’ HELOOOOOOOOOOOOW?  Kamu lupa sama yang namanya bersyukur? Untunya babeh saya sering bilang kalau kita tuh ga boleh selalu liat ke atas. Coba lihat ke bawah, masih banyak orang kurang beruntung. Berapa juta orang disana banyak yang pengen hidup kaya kita sekarang; bisa sekolah, makan enak, tempat tidur nyaman, ga kepanasan, ga kedinginan, kasih sayang dari kedua orang tua cukup, sehat jasmani rohani dan segudang nikmat Tuhan lainnya.

Fabiayyi alla irobbikuma tukadziban

Maka nikmat Tuhan yang mana yang kamu dustakan? 

Itu disebut berkali-kali loh dalam surat Ar-Rahman, coba deh baca lagi Al-Qur’annya. *ciye meriiiiiiiiiiin jama’aaah oh jama’aaaah*. Coba deh liat gambar ini



      
Meskipun keluarga ini amat sangat sederhana, tapi bisa keliatan kan kasih sayang ibu dan keluarganya itu kaya gimana? Bisa diliat juga kan kalau bahagia itu ga rumit yang harus serba ada ini itu, karena bahagia itu… sederhana.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar