Sabtu, 14 Mei 2011

Pagelaran oh Pagelaran

Yihiiiiiiiiiiiiiiw... 3 bulan latihan pagelaran akhirnya terbayar sudah di tanggal 11 Mei 2011 kemaren. Rasanya tuh mirip kaya orang yang udah sakit perut melilit banget dan ingin pup, uuuuugh... lega luar biasa. Latihan 3 bulan yang penuh sama sepet-menyepet, mengaret ria, marah-marah, kesel sampe ubun-ubun dan berbagai konflik lainnya yang bener-bener membumbui pagelaran sastra ini. FB tuh jadi ajang sindir-menyindir paling spektakuler deh, sifat asli pada keluar semua dan itu yang menjadikan kita semua keluarga besar pendidikan bahasa dan sastra Indonesia kelas Dik.C 2009 udah kaya saudara sendiri. Karena konfliknya yang dahsyat itu kita punya nama untuk kelas kita sendiri “Labirin DIK.C 2009”. Oia, dosen pembimbing kita juga masih muda loh baru 25 tahun jadi ya dosen merangkap kakak sendiri sekaligus jadi ‘wali kelas’, hahahhaa dosen kta ini emang multiperan sekali =)

Dari komentar-komentar pagelaran sastra kelas kita sih katanya sempurna! Konsepnya rapi dan bener-bener sistematis. Segala unsur ada, mulai dari prolog, penari ilustrasi, drama, puisi, tari pengantar, pengiring musik kecapi live, dan lighting yang bener-bener keren abis. Kapasitas penonton yang memang udah disediain sebelumnya berjumlah 250 orang ternyata pengunjungnya melebihi kuota. Wow, ga nyangka yang nonton akan se-excited gini. Luar biasa untuk “Labirin Dik.C 2009”!!
Dan ternyata eh ternyata barusan saya dapet bocoran dari salah satu dosen katanya pergelaran kelas kita yang paling favorit dan meaning-nya dapet banget. WOW kebayang dong senengnya kaya gimana hasil jerih payah selama ini terbayar sudah dengan suksesnya pergelaran sastra dik.c 2009 dengan judul “Elegi Cinta Dyah Pitaloka” berdurasi 2 jam ini. beberapa menit setelah saya dneger bocoran itu, waktu kuliah tiba-tiba dosen “wali kelas” pembimbing pergelaran sastra kelas kita dateng ke kelas dan sekali lagi WOW bawa berita yang luar biasa, kita dapet tawaran mentasan pergelaran kemaren! INI LUAR BIASA!!!!
Bersyukur banget dengan apa yang kita raih sekarang. Padahal kelas kita tuh terbilang ogah-ogahan latihannya karena terbentur berbagai kepentingan pribadi masing-masing, tapi dengan kebersamaan, ketekunan dan saling mengingatkan acara ini menuai sukses besar.
Nah ini yang paling penting, salah seorang mahasiswa di kelas kami yang alumnus pesantren bilang, kenapa pagelaran kelas kita sukses besar? Otomatis dong saya tanya balik kenapa, terus dia bilang kalau kelas kita tuh ga pernah lupa sama Sang Ilahi Rabbi. Waktunya solat ya kita solat. Tanpa bermaksud membandungkan, ada salah satu kelas yang dosen pembimbingnya itu memprioritaskan kalau latihan itu sampai jam 7 malam (titik). Jadi selama perkuliahan pergelaran sampai jam 7 ya Cuma latihan aja. Mau solat? Ya nanti aja kalau udah jam 7. Kalau dipikir-pikir siapa yang ebrhak mengatur urusan kita dengan Allah? Kenapa kepentingan duniawi diutamakan sementara kebutuhan akhirrat dikesampingkan? Masyaallah...
Untuk mencapai keberkahan kelas kita juga ngadain doa bersama (istigosah) dan pembacaan ayat suci al-Qur’an beserta saritilawahnya dan alhamdulillah acara kami mendapat berkah yang luar biasa dengan penilaian pengunjung yang begitu apresiatif dan pengunjung yang melebihi kuota. ALHAMDULILLAH, LUAR BIASA, ALLAH HUAKBAR  : )



2 komentar:

  1. aduh teteh , aku suka banget sama pertunjukan pergelaran drama nya. tapi setelahnya itu loh, banyak tugas yang harus dikerjakan dari pertunjukan drama ini .hahaha capee dehh . tapi tetap semangat :))

    BalasHapus
  2. oh tugas menumpuk itu pasti, taun kemaren juga gitu .
    semoga pegelaran angkatan kalian juga sukses ya :)

    BalasHapus